Apa yang diinginkan Konsumen Anda?
Selama ini banyak pengusaha yang memiliki produk tapi sangat jarang mau memikirkan kemauan konsumennya. Padahal, kita menjual produk itu berharap banyak yang beli, sedangkan orang mau beli jika produk itu sesuai dengan kemauan mereka. Karena itu, saat memulai sebuah bisnis, anda harus tahu bagaimana caranya agar anda mendapatkan informasi kemauan dan kebutuhan konsumen.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengetahui apa yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen anda.
1. Mempermudah Support System
Ini cara yang sudah lama saya pakai. Beberapa rekan menyarankan saya membuat halaman FAQ untuk menjawab pertanyaan2 yang sering diajukan. Tapi dengan alasan untuk lebih dekat dengan pengguna dan untuk tahu apa keinginan dan pengalaman mereka menggunakan produk2 cafebisnis, saya sengaja tidak membuat halaman FAQ. Bahkan mungkin artikel FAQ yg saya buat baru untuk WP Affiliasi saja, itupun setelah pertanyaan yg masuk benar2 cukup banyak dan sama semua.
Dengan membuka support anda akan tahu bagaimana pengguna produk menggunakan produk anda. Apa kesalahan2 yg sering mereka lakukan sehingga produk anda tidak dapat berjalan dengan baik. Contohnya wp-affilisasi, seringkali kejadian hosting tidak support Ioncube loader atau pengisian sponsor default yang tidak tepat. Nah, dengan mengetahui masalah2 ini, ke depan anda dapat memperbaiki lagi produk sehingga lebih user friendly dan pengguna juga tidak perlu terlalu banyak bertanya pada anda.
2. Membuka Grup Komunitas
Membangun sebuah komunitas pengguna produk juga akan mempermudah anda mendapatkan informasi bagaimana produk anda dikembangkan di masa mendatang. Komunitas pengguna biasanya akan lebih senang memberikan masukkan untuk pengembangan produk. Apalagi jika anda tidak menarik biaya upgrade.
3. Membuat Survey Sederhana
Survey memang cukup mudah dilakukan. Walau hasilnya boleh jadi kurang akurat mengingat tak banyak orang yang mau repot2 mengisi survey. Ya kecuali jika anda memberikan penawaran gratis produk tertentu, biasanya akan banyak yg mau.
4. Bergabung di komunitas2 dengan minat yg sama
Anda bisa bergabung di komunitas2 dimana kemungkinan besar target konsumen anda ada di sana. Biasanya di komunitas2 ini, masing2 member akan menyampaikan masalah dan anda bisa mulai menawarkan solusi bagi masalah mereka melalui produk2 anda.
Secara teknis ada begitu banyak cara sebenarnya. Cara2 di atas hanyalah contoh saja. Prinsipnya sih cuma 1 seperti taglinenya Prudential, "Always Listening, Always Understanding". Kalau ini bisa anda terapkan dengan baik, ditambah tim yang dapat mengeksekusinya dengan tepat, insyaaLlah produk anda akan maju pesat dan memberpun akan semakin loyal kepada anda.
Dapatkan Notif Update dan tips bisnis online lain:
Info Lain
- AI: Kawan atau Lawan
- Strategi Pemanfaatan AI untuk Membangun Kursus Online yang Berkualitas
- Membuat Web Kursus Online Mandiri dengan SimpleCourse
- Rilis Upgrade CBAUTO 3.3
- UPDATE SimpleAff Plus versi 1.3.3
- Menjadi Raja di Kolam Kecil atau Budak di Lautan: Menemukan Keseimbangan Hidup di Era Digital
- Strategi Ampuh untuk Mengubah Masalah Menjadi Penghasilan
- 5 Kesalahan Fatal Saat Mengelola Data Pelanggan
- Strategi Paling Aman Menggunakan Tools untuk Atur Jadwal Follow Up WA Customer
- Perbedaan WAFU vs WAFUCB: Mana Autoresponder WhatsApp yang Paling Cocok untuk Bisnis Anda?
CafeBisnis