Tutorial Bisnis Online

Apa itu Bisnis Online?

Sebenarnya Bisnis Online itu sama seperti bisnis biasa dimana kita harus menjual sesuatu seperti space iklan di blog, produk sendiri, produk orang lain atau jasa sesuai keahlian kita. Bedanya kita jualannya gak di pasar, melainkan di internet. Maka sangat keliru jika kita beranggapan bahwa bisnis online itu cuma registrasi atau setor uang lalu tiap bulan ada uang masuk ke rekening kita. Ada upaya yg harus dilakukan agar dapat sukses di bisnis online.

Jenis-jenis Bisnis Online

Berdasarkan produk yang dijual, ada 2 jenis bisnis online:

1. BISNIS ONLINE PRODUK DIGITAL

Produk digital adalah produk yg secara fisik tidak dapat kita sentuh, tapi keberadaannya dapat kita manfaatkan. Contohnya adalah software computer, graphic desain, ebook, script web, space hosting, bandwidth, domain, membership, space iklan, backlink, dll. Menjual produk digital tidak memerlukan pengiriman karena konsumen bisa langsung download setelah membayar. Juga tidak butuh proses lama untuk mendapatkan produk yang kita inginkan. Biasanya kurang dari 24 jam.

2. BISNIS ONLINE PRODUK FISIK

Produk fisik adalah produk yg secara fisik dapat kita sentuh dan kita rasakan. Contohnya sangat banyak misalnya barang2 elektronik, busana, kerajinan, dll. Menjual produk fisik butuh pengiriman. Untuk itu perlu biaya pengiriman biasanya dan bekerjasama dengan jasa pengiriman barang seperti POS, TIKI atau JNE. Prosesnya tentu lebih lama karena tergantung jarak antara pemilik produk dan konsumen. Semakin jauh, semakin lama proses pengiriman produknya.

Cara Menjalankan Bisnis Online

Langkah detil dari tiap bisnis tentunya berbeda. Tapi secara global hanya ada 5 langkah yang pasti dijalani para pebisnis yaitu:

1. Riset Kata Kunci :

diperlukan untuk menentukan kata kunci yg kita targetkan di search engine dan sekaligus menentukan nama domain web.

2. Membangun Web :

diperlukan untuk meletakkan dagangan atau konten artikel. Dimulai dg membeli hosting dan domain lalu menginstallnya dengan WordPress atau kita bisa bekerjasama dengan layanan yg sudah ada seperti toko online dan blogspot.

3. Mengisi konten :

mengisi web dengan konten sehingga maksud kita membangun web dpt ditangkap dengan jelas oleh pengunjung. Tentu konten tergantung kebutuhan kita dan strategi pemasaran yg kita inginkan. Misalnya kita ingin mengubah blog jadi toko online atau kita ingin menjual produk dengan system affiliasi atau hanya sekedar berbagi info saja secara gratis dan menargetkan penghasilan dari iklan sebagaimana umumnya situs2 berita.

4. Optimasi :

melakukan optimasi sehingga web kita mampu meraih halaman pertama hasil pencarian kata kunci yang kita targetkan. Ada 2 macam optimasi yaitu onpage optimization dan offpage optimization atau lebih dikenal sebagai backlink building.

5. Monetizing :

melakukan penawaran dlm web sehingga kita mendapatkan penghasilan melalui produk yang kita tawarkan tersebut. Kita bisa menjual produk kita sendiri, menjual produk orang lain atau kita menjual space iklan di blog.