Home | Info | DAFTAR | Kontak | Member
Cari Artikel? Gunakan ini:

Menjual Air di daerah air melimpah

Ini adalah kisah lama, tapi selalu dibawakan oleh para motivator handal. Variasinya macam-macam tergantung kreatifitas para motivatornya.

Alkisah, ada seorang pengusaha yang ingin mendirikan sebuah pabrik baru. Lingkungan tempat tinggalnya adalah kawasan yang sangat subur. Air melimpah ruah, tanaman tumbuh dengan mudahnya. Ibaratnya apa saja yang dibutuhkan sudah tersedia.

Sang pengusaha bingung, apa ya yang bisa dijual di daerah ini. Semuanya sudah ada, dan masyarakatnya tidak butuh apa-apa lagi. Lalu dia berpikir keras hingga menemukan ide cemerlang. Aha! Saya akan berjualan air!

Ketika dia mencetuskan ide itu semua orang tertawa. Apa? Jualan air disini? Ini daerah kaya air. Bahkan seringkali malah kebanjiran. Air disini tinggal ambil di sumur atau sungai, masak sebentar jadi deh. Gak perlu beli. Air gratis ada dimana-mana, daganganmu pasti tidak laku!

Untungnya sang pengusaha tidak mendengar pendapat-pendapat miring itu. Dia menetapkan langkahnya untuk menjual air matang siap minum. Tidak perlu repot-repot masak lagi. Dia buat kemasan yang mudah dibawa kemana-mana. Tidak perlu bingung cari minum kalau akan bepergian.

Akhirnya, jadilah produk air mineralnya. Air siap minum kapanpun di manapun. Masalah kemudian datang, ketika dia menghitung-hitung, harga per liter airnya lebih mahal dari harga bensin. Maka lagi-lagi komentar negatifpun berdatangan.

Dia terus saja berjalan mewujudkan impiannya. Dia menciptakan prospeknya sendiri. Oke, saya tidak menjual pada semua orang, saya akan jual pada orang-orang yang mengadakan hajatan. Dia tawarkan, tidak perlu repot-repot masak air dan cuci gelas lagi, dengan produk saya, anda mendapatkan air lengkap dengan gelasnya. Bisa dimasukkan kotak kue dan praktis.

Makin banyak hajatan, makin laris produknya. Dan dia juga menjual di stasiun-stasiun kereta, terminal, dan tempat dimana orang-orang bepergian. Sekarang, kita bisa melihat produk ini muncul disetiap sudut kota. Kapanpun haus, air itu ada disana siap untuk diminum.

Jadi? Belum tentu yang dimiliki oleh semua orang itu tidak layak dijual. Demikian juga bisnis online, walaupun sudah terlalu banyak pemain di bisnis online, bukan berarti semua orang tiba-tiba jadi pintar. Masih terlalu luas peluang yang bisa diambil.

Langganan Artikel Cafebisnis, Masukkan Email Disini:


Dikirim oleh: Google FeedBurner

 

14 Komentar utk “Menjual Air di daerah air melimpah”

  1. artikel yang tepat sasaran, ketika orang2 sudah mulai putus asa mencari uang dari internet.. mari tetap semangat dan inovatif.

  2. pernah sy baca juga, memang sangat menginspirasi..

  3. vicky says:

    terima kasih……

  4. bunda3k says:

    baru pertamakali baca. dan yah memotivasi saya yg boleh dikata belum berpenghasilan dari internet marketing (maklum masih belajar). namun tetap dlm kondisi spt ini saya meyakini, ada banyak peluang yg bisa di raih. yang penting mari kita berusaha. yuuk!

  5. seperti yang dialami Aqua dulu, waktu itu produk air minum dalam kemasan dianggap aneh, dan karena harganya lebih mahal dari 1 liter minyak tanah, dianggap lebih aneh lagi.

    tapi sekarang mereka leadernya di bidang air minum dalam kemasan

  6. Fauzi says:

    Ya itulah seni marketing: membidik segmen pasar, menciptakan permintaan dan memenuhinya dgn produk yang bagus. Harga memang faktor X yang sulit ditebak. Belum tentu yg murah itu lebih laris. Jadi kita musti belajar terus …

  7. ecerdas says:

    kisah yang bagus bos.
    sangat inspiratif.
    ini cerita ttg aqua ya..??

  8. Alfred says:

    salam hangatmas lutvi.. betul sekali..intinya adalah pantang menyerah dan kreativitas.. :D
    salam hangat… :D

  9. ade Supriyatna says:

    Benar Pak…menurut saya pun cerita itu tetap relevan dan masih bisa digunakan sebagai pengingat dan penyemangat berbisnis sampai kapan pun, karena berdasarkan kisah nyata dan terbukti. Yang jelas, sejak saya mendengar kisah ini beberapa tahun yang lalu, saya tetap memasukannya ke dalam kriteria 100 kisah sukses yang paling inspiratif di dalam "buku besar" saya. Salam sukses!

  10. ilyas says:

    cukup menggugah dan menambah keyakinan.
    terima kasih

  11. qimindra says:

    Kisah AQUA ya Mas???….perlu keberanian tuk memasarkan sesuatu yang baru.

  12. ya…benar juga kalau kita ingin menjual suatu produk informasi seputar bisnis online, sudah bertebaran di mana-mana, tapi dengan kisah di atas, peluang itu tetap ada :-) , si…ip lah.
    Maju trus…….!!!