<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: 3 Lucky Factor</title>
	<atom:link href="http://cafebisnis.com/2009-01/3-lucky-factor/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cafebisnis.com/2009-01/3-lucky-factor/</link>
	<description>Bagaimana mengubah blog WordPress menjadi MESIN UANG yang MEMATIKAN !! Tutorial komplit dilengkapi Software dan Script Siap Pakai</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 May 2012 07:48:33 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
	<item>
		<title>By: neody</title>
		<link>http://cafebisnis.com/2009-01/3-lucky-factor/comment-page-1/#comment-12366</link>
		<dc:creator>neody</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 12 Dec 2010 10:46:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafebisnis.com/?p=230#comment-12366</guid>
		<description>saya pernah membaca buku &quot;luck factor&quot; karya... karya... siapa ya? lupa :p 
dari buku yang saya baca, dia menggunakan bawah sadar. 
kalo yang diajarkan pak faiz dengan SEFT ya? </description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pernah membaca buku &quot;luck factor&quot; karya&#8230; karya&#8230; siapa ya? lupa :p<br />
dari buku yang saya baca, dia menggunakan bawah sadar.<br />
kalo yang diajarkan pak faiz dengan SEFT ya? </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: vickycyber</title>
		<link>http://cafebisnis.com/2009-01/3-lucky-factor/comment-page-1/#comment-1734</link>
		<dc:creator>vickycyber</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 01:41:02 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafebisnis.com/?p=230#comment-1734</guid>
		<description>makasih makasih informasinya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>makasih makasih informasinya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Umar Hadi</title>
		<link>http://cafebisnis.com/2009-01/3-lucky-factor/comment-page-1/#comment-1731</link>
		<dc:creator>Umar Hadi</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 14:31:21 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafebisnis.com/?p=230#comment-1731</guid>
		<description>Dari ke 3 &lt;a href=&quot;http://kuncimarketing.com&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt; kunci marketing&lt;/a&gt;diatas, point nomor satu  merupakan point yang paling urgent, karena bagaimanapun keadaan seseorang baik ketika ia sedang ada diatas atau di bawah jika kita tetap bersyukur...apapun kondisinya kita akan merasa cukup

Sukses selalu mas,</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Dari ke 3 <a href="http://kuncimarketing.com" rel="nofollow"> kunci marketing</a>diatas, point nomor satu  merupakan point yang paling urgent, karena bagaimanapun keadaan seseorang baik ketika ia sedang ada diatas atau di bawah jika kita tetap bersyukur&#8230;apapun kondisinya kita akan merasa cukup</p>
<p>Sukses selalu mas,</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: mufli</title>
		<link>http://cafebisnis.com/2009-01/3-lucky-factor/comment-page-1/#comment-1729</link>
		<dc:creator>mufli</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 11:13:56 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafebisnis.com/?p=230#comment-1729</guid>
		<description>Perlu dibongkar satu per satu dan pelan-pelan mas Lutvi, agar beberapa diantara kita yang sudah agak tua ini lebih cepat mengerti dari anak-anak kita, dan lebih temotivasi untuk mengaplikasikannya.

Mas Lutvi telah berbagi jauh diatas 20% itu, yang saya tau persis adalah berbagi ilmu. Dan ilmu tersebut seperti kail yang sering lebih penting dan lebih menentukan untuk manfaat yang berkelanjutan, lebih dari pendapatan kotor. Selain itu ilmu juga sering lebih mahal dari harta fisik, sehingga dengan ringan dibayar dengan training senilai 5jt di SEFT misalnya, jauh diatas script iklan baris. 

Memang yang manjur adalah ilmu yang sederhana, ilmu yang kompleks juga menjadi sederhana jika langkah-langkah kecilnya diterapkan. Yang menerapkannya itulah yang sedikit, sehingga lebih sedikit pula yang internally merasakan lucky factor itu, hehe... Betul ya? 

Sedangkan rasa bersykur atau tidak itu bebas dipilih, antara bersyukur dan tidak tetap perlu waktu dan energi yang sama dengan efek yang jauh berbeda yang satu lucky yang satu rugi. So, why not keep thanking (bersyukur), terus berbagi ilmu yang tak akan berkurang seperti yang dilakukan mas Lutvi, dan keep being at our best anytime anywhere anyhow. Betul ya?

Paragraph terakhir diatas itu contekan saya dari ucapan seorang teman, Semoga bermanfaat.

Best Regards
Mufli</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Perlu dibongkar satu per satu dan pelan-pelan mas Lutvi, agar beberapa diantara kita yang sudah agak tua ini lebih cepat mengerti dari anak-anak kita, dan lebih temotivasi untuk mengaplikasikannya.</p>
<p>Mas Lutvi telah berbagi jauh diatas 20% itu, yang saya tau persis adalah berbagi ilmu. Dan ilmu tersebut seperti kail yang sering lebih penting dan lebih menentukan untuk manfaat yang berkelanjutan, lebih dari pendapatan kotor. Selain itu ilmu juga sering lebih mahal dari harta fisik, sehingga dengan ringan dibayar dengan training senilai 5jt di SEFT misalnya, jauh diatas script iklan baris. </p>
<p>Memang yang manjur adalah ilmu yang sederhana, ilmu yang kompleks juga menjadi sederhana jika langkah-langkah kecilnya diterapkan. Yang menerapkannya itulah yang sedikit, sehingga lebih sedikit pula yang internally merasakan lucky factor itu, hehe&#8230; Betul ya? </p>
<p>Sedangkan rasa bersykur atau tidak itu bebas dipilih, antara bersyukur dan tidak tetap perlu waktu dan energi yang sama dengan efek yang jauh berbeda yang satu lucky yang satu rugi. So, why not keep thanking (bersyukur), terus berbagi ilmu yang tak akan berkurang seperti yang dilakukan mas Lutvi, dan keep being at our best anytime anywhere anyhow. Betul ya?</p>
<p>Paragraph terakhir diatas itu contekan saya dari ucapan seorang teman, Semoga bermanfaat.</p>
<p>Best Regards<br />
Mufli</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Andi sakab</title>
		<link>http://cafebisnis.com/2009-01/3-lucky-factor/comment-page-1/#comment-1728</link>
		<dc:creator>Andi sakab</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Jan 2009 11:12:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://cafebisnis.com/?p=230#comment-1728</guid>
		<description>Memang 3 faktor tersebut kunci keberhasilan jika di lihat secara nilai barokah dan ketenangan dalam menjalani bisnis. Namun jika kita melihat di lapangan, rata-rata semua berlandaskan ambisi dan emosi tanpa di barengi dengan pondasi keyakinan &#039;bahwa semua sudah ada yang mengatur&#039;. tinggal berusaha sebaik mungkin dalam menjemputnya. Tapi ada satu hal yang menjadi tolak ukur dalam faktor lucky. Yaitu ilmu. Nah, ilmu bisnis di training kemarin ini belum mas lutvi keluarkan di sini :) hehe. Maf, guru. cuma opini saya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Memang 3 faktor tersebut kunci keberhasilan jika di lihat secara nilai barokah dan ketenangan dalam menjalani bisnis. Namun jika kita melihat di lapangan, rata-rata semua berlandaskan ambisi dan emosi tanpa di barengi dengan pondasi keyakinan &#8216;bahwa semua sudah ada yang mengatur&#8217;. tinggal berusaha sebaik mungkin dalam menjemputnya. Tapi ada satu hal yang menjadi tolak ukur dalam faktor lucky. Yaitu ilmu. Nah, ilmu bisnis di training kemarin ini belum mas lutvi keluarkan di sini <img src='http://cafebisnis.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  hehe. Maf, guru. cuma opini saya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

<!-- Dynamic page generated in 8.006 seconds. -->
<!-- Cached page generated by WP-Super-Cache on 2012-05-22 18:28:31 -->
<!-- Compression = gzip -->
