Jangan mengaku sebagai affiliate marketer sejati jika anda tidak memiliki sikap mental berikut. Di dunia maya yang belum ketemu batasnya ini, sering kita temui orang-orang yang memiliki sikap bertolak belakang dengan apa yang akan kita bahas nanti. Dan bisa dipastikan pendapatannya dari affiliate marketing cukup bahkan sangat kecil. Dan yang hebat lagi, biasanya setelah itu mereka menyalahkan penjual… hehehe.. Nah, silahkan simak penuturan berikut.. ceilee penuturan rek…
Keinginan untuk Membantu
Sudah punya? Jika dalam diri anda ada keinginan untuk membantu orang lain, maka benih kesuksesan sudah di depan mata. Bukan hanya keinginan untuk membantu prospek aja lho. Tapi juga keinginan untuk membantu si penjual dan bahkan niatan yang lebih luas lagi membantu bergeraknya perekonomian bangsa dan negara.. (wah.. udah kayak caleg nih.. hehehe)
Ini bukan cuma teori lho. Dalam hukum timbal balik, jika kita membantu orang, maka kita akan mendapatkan bantuan dari arah yang tidak kita duga sama sekali. Sejauh ini saya percaya dan sering mengalami hal-hal positif dan mengejutkan yang saya percayai berasal dari hukum timbal balik ini.
Kalau Tung Desem Waringin mengistilahkan dengan Win-kan orang lain, baru win diri sendiri. Maksudnya, puaskan dan menangkan ego orang lain dulu, baru anda akan mendapatkan kepuasan dan kemenangan anda. Marketer sejati pasti punya sikap ini. Tapi seorang karyawan yang duduk di belakang meja, biasanya tidak punya sikap ini. Yang ada hanya persaingan antar karyawan dan melakukan pekerjaan sedikit mungkin tapi minta gaji sebesar mungkin.. hayoo siapa yang kayak gini ngakuuuuu…
Itulah kenapa dunia pemasaran sangat pesat perkembangannya dibandingkan dunia kepegawaian. Jika anda seorang pegawai, sudah saatnya anda memiliki jiwa marketing di dalam diri anda. Dengan demikian saya jamin cepat atau lambat anda akan dipecat dari posisi sekarang dan pindah ke posisi yang lebih tinggi.
Trus kenapa kita musti membantu penjual? Bukankah dia sudah banyak duitnya? Mustinya ya penjual itu yang membantu affiliatenya. Kan nanti dia juga yang dapat duitnya.
Pernah dengar yang seperti itu?
Jika anda kukuh berpegang pada prinsip diatas, maka sangat wajar jika pendapatan anda jadi kecil. Anda telah menggantungkan pendapatan anda pada penjual. Jika anda punya sikap dan keinginan untuk selalu membantu termasuk penjual, maka anda akan melakukan berbagai macam cara agar mendapatkan pembeli.
Coba bayangkan. Pertama anda mencoba membantu prospek untuk memecahkan masalah-masalah mereka. Memberikan segala yang anda tahu untuk membantu prospek tersebut. Selanjutnya anda menyarankan suatu produk yang akan membantu penjual. Keinginan tulus untuk membantu ini pasti bisa dirasakan oleh prospek maupun penjual. Dan tentu saja karena jauh dari kelicikan-kelicikan dan tipu daya, pembelian yang terjadipun semakin berkah.
Sekali prospek anda puas dengan rekomendasi anda, maka jika anda menyarankan produk yang lain untuk kebutuhan yang lain apa mereka percaya dan mengikuti anda? Sudah tentu bukan? Tapi jika dalam transaksi pertama mereka merasa tertipu, apa mereka masih mau anda tawari produk yang lain?
Itulah sebabnya saya sering menyarankan pada para pemula dunia online untuk membuat sebuah blog yang jauh dari nilai-nilai bisnis. Jauhkan pikiran dari mendapatkan uang melalui blog pertama anda. Kenapa? Karena tahap anda baru menjalin relasi dan membantu orang lain. Win-kan orang lain. Jika belum apa-apa anda sudah memberi penawaran seperti sales yang tahu2 masuk rumah, ngomong terus tanpa memberi kesempatan pemilik rumah untuk bicara, memotong pembicaraan, maka siapa yang mau mengikuti bahkan membeli produk anda.
Kesannya memang lama dan ribet. Tapi ini dunia maya kawan. Transaksi di dunia ini cukup besar tapi orang-orangnya tidak pernah ketemu. Dari ribuan member cafebisnis, paling gak sampai 20 orang yang pernah ketemu saya langsung. Tapi kenapa mereka mau membeli produk saya bahkan mau mengikuti saran saya untuk menggunakan hosting atau produk tertentu? Itu karena kepercayaan yang sudah terbangun.
Jika saya menipu anda dulu. Datang dan langsung menawarkan “Mesin Uang WordPress” maka pasti anda akan lari duluan sebelum baca sales letter saya. Tapi tahu tidak, ada lho yang kirim pesan dan bilang kalau saya penipu… hehehe… Saya sih senyum aja. Mungkin dia belum kenal dengan saya atau dia baru aja kena tipu penjual ebook.. hahaha…
Nah, sudah 4 hari kita bicara soal affiliate marketing. Dan sudah saatnya anda praktek dan praktek. Khusus untuk affiliate marketing ini saya juga masih belajar. Di dunia wordpress mungkin saya sudah cukup anda kenal. Tapi untuk dunia yang lain saya masih newbie. Yuk, kita sama-sama belajar dan mewujudkan masyarakat yang adil, makmur dan sejahtera
artikel yang inspiratif….saya setuju. thx
Ada prinsip tradisional yang sangat dahsyat dan bisa di aplikasikan dalam internet marketing, apa itu? “Siapa yang banyak memberi pasti akan banyak mendapatkan, sedang sebaliknya siapa yang sedikit memberi, maka pasti mendapat sedikit” ada satu lagi “menanam benih dulu baru memanen hasilnya, bersakit-sakit dahulu baru bersenang-senang kemudian”
Bener mas. Saya juga ada pengalaman prospek yang membeli semua produk yg saya pasarkan lewat affiliate karena dia percaya pada saya.
NIce post…
Salam Sukses,
BLOG MOTIVASI ARIEF – Support Your Success
wah makasih banget…. tipsnya…. jadi semangat nih buat kerja di marketing…..
yups bener banget pengalaman ini saya tidak ragukan…saya juga ikut bisnis online ini dan saya memberikan teman-teman tentang informasi bisnis..awalnya saya hanya membantu dan tak mengharapkan keuntungan ehh malah dapet income yang cukup buat mahasiswa seperti saya.heee..dan berbagi dalam kebaikan sangat dianjurkan terutama sedekah itu penting karena masih banyak saudara kita yang hanya makan sehari saja..bahkan tidak makan..ada nasi putih aja katanya dah enak..masyaallah..kasian saudara kita..mari kita bantu dan saling berbagi..
Artikel yang menarik mas, sebagai orang yang sedang belajar menjadi affiliate saya sangat suka dengan salah satu sikap mental yang anda paparkan diatas, yaitu :
Keinginan untuk Membantu
Keep Spirit
Ricky
TheBussiness Man
Betul itu masb " what you give you will get back" mantap postingannya.