Wah, apa lagi nih yang mau dibicarain mas Lutvi… Apa hubungannya nelayan dan peternak dengan bisnis online apalagi dengan wordpress.
Saya yakin anda semua tahu siapa itu nelayan dan siapa itu peternak. Keduanya sama-sama mendapatkan rejeki dari ikan. Tapi tahu nggak, ternyata metode yang digunakan keduanya sangat berbeda dan tentu saja hasilnya juga sangat berbeda.
Hasil yang berbeda ini ternyata sangat mempengaruhi kesuksesan keduanya. Mungkin kita sangat sering mendengar peternak yang sukses bahkan bisa naik haji berkali-kali.
Tapi kita sangat jarang bahkan mungkin belum pernah mendengar ada nelayan sukses. Nah, mungkin inilah rahasianya dan biasa diterapkan di dunia pemasaran.
Nelayan tiap hari pergi ke laut. Jaring ikan di sana-sini lalu pulang pagi hari langsung ke pasar. Sampai pasar ikan dibeli oleh tengkulak dengan harga sangat murah yang jika dibuat beli solar plus makan sehari kadang gak cukup.
Sementara peternak, mereka membeli benih-benih ikan. Membuat kolam dan menebarkannya disana. Memberi makan tiap hari hingga ikan-ikan itu besar dan beranak pinak. Selanjutnya si nelayan tinggal membesarkan anak-anak ikannya dan menjualnya tiap hari ke pasar. Harganyapun kadang lebih mahal dan sampai-sampai bisa dibuat pergi haji.
Dalam dunia pemasaran, juga terbagi dalam 2 madzhab di atas. Ada yang berkiblat pada teori nelayan dan ada pula yang berkiblat pada teori peternak.
Pemasar nelayan bisa kita temui di kampung-kampung dan di mall-mall. Mereka tiba-tiba datang membawa jaring.. eh.. produk ke rumah-rumah. Menebarkan senyum menggoda, ngobrol terus tentang keunggulan produk dan jreng.. nyuruh kita beli produknya tanpa menanyakan apa kita sedang butuh atau tidak.
Hasilnya ya tentu saja dikit banget. Tidak sebanding dengan banyaknya rumah yang dia kunjungi. Belum lagi kampung yang menolak kedatangannya dengan tulisan di portal depan gang berbunyi “Pengemis, Pemulung dan Sales Dilarang Masuk”. Rasain lu disamakan dengan pengemis.. hehehe…
Sementara ada juga para pemasar yang menjalin koneksi dengan banyak orang. Sering silaturahmi ke rumah-rumah prospek, kadang mengucapkan selamat ultah dan memperlakukan prospeknya seperti sahabat. Ketika prospeknya itu butuh suatu produk, tak segan mereka minta bantuan padanya dan tanpa perlu promo apa-apa dia bisa mendapat keuntungan dari penjualan yang dilakukan.
Kita sering melihat pengusaha rumah makan, toko kelontong di kampung-kampung dan bahkan tukang cukur rambut (maklum tadi malam habis cukur.. jadi disebutin deh disini.. hehehe). Mereka ini cukup akrab dengan pelanggannya dan memperlakukan pelanggan seperti teman sendiri. Alhasil, jika pelanggannya sedang butuh produk atau jasanya, tentu lebih memilih ke toko langganannya kan?
Nah, manakah yang akan anda anut? Hard Selling atau Soft Selling. Cara Nelayan atau Peternak. Cara nelayan mungkin lebih cepat mendapatkan hasil. Tapi anda harus terus mencari ikan. Tapi cara peternak, anda mungkin butuh sedikit kerja keras di awal. Butuh kesabaran dan waktu yang panjang. Tapi kelak, anda tinggal memetik hasilnya.
Kalo saya pilih kombinasi ke duanya. Hard selling dan soft selling.
jadi selain kita menjadi nelayan, di rumah kita membuat kolam menjadi perternak. So, hasilnya berlipat ganda.
jadi peternak donk..
pengennya jadi peternak..,
tapi sayang…,jadi peternak disamping kerja keras juga harus punya modal besar.
kayaknya harus jadi nelayan dulu nih….,setelah ngumpulin modal baru dech…,jadi peternak.
Ya, dari tulisan mas Lutvi, ini menggambarkan bahwa menjadi peternak kita sebetulnya diajarkan untuk berinvestasi, bukan menjadi oportunis yang hanya melihat pasar sesaat, tentu saja karena demand dari hari ke hari selalu berubah, jadi kerja keras hari ini untuk kebahagiaan masa depan rasanya lebih tepat. Start with a small thing ending with a BIG result, bukan sebaliknya.
Saya pakai soft selling mas. Makanya bisa menghasilkan 40 member affiliate dari berbagai produk yg takpasarkan.
baru satu kali berhasil jualan…. gak tau kemaren Soft seling apa hardselling….
Ok banget tulisannya, Mas Lutvi dapat ide dari mana ya? Apa mengamati nelayan dulu ya ?
oke bgt tulisannya,klo mo pilih sih enakan jd peternak… pastilah \m/
tp untuk waktu kira2 brp lama? khan kita juga perlu hasil… hehehehe
Terima kasih atas informasi Anda yang sangat menarik bagi kami.
Saya ingin bekerja sama untuk peningkatan produksi bidang pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kesehatan. Jika Anda tertarik bekerja sama, tolong kontak ya Mas.
Makasih.
Salam.