Google Tidak Punya Perasaan

September 6th, 2008 by QZoners

Gara-gara sering dipanggil om atau mister, saat ini Google seolah-olah seperti manusia yang superior dan tahu segalanya. Akibatnya banyak yang menganggap google punya perasaan. hehehe… Ini adalah salah satu mitos yang benar-benar menyesatkan.

Bagaimanapun anda menilai google, sehebat apapun mesin itu, google tetaplah sebuah rangkaian script. Dia di design oleh manusia, diatur oleh manusia tapi bekerja sendiri seperti manusia. Namun begitu, tetaplah google hanyalah mesin.

Sebuah mesin tidak tahu mana yang benar dan mana yang salah. Dia hanya bekerja persis dan presisi sebagaimana dibuat. Jika mesin diprogram untuk mengatakan alat tulis adalah pensil. Maka jika anda memberinya bolpoin maka akan dianggap salah. Bahkan jika anda memberinya “sebuah pensil” maka tetap akan dianggap salah. Bagi mesin “pensil” adalah “alat tulis”. Selain “pensil” berarti bukan alat tulis.

Nah, bekerja dengan mesin butuh ketelitian seperti mesin juga. Pernah saya diskusi dengan seorang temen. Dia mengeluh kenapa kok webnya masih sepi padahal sudah menerapkan SEO dengan sangat luar biasa. Semua teori SEO telah dia pelajari dan terapkan, namun hasilnya masih sama saja. Webnya sepi pengunjung.

Lalu saya tanya, kata kuncinya apa?

Dia jawab “anu mas, pokoknya soal robot lah”.

Spontan aja saya jawab, emang ada yang nyari kata kunci “anu mas, pokoknya soal robot lah”.

Dia jawab, “lho, maksudnya bukan gitu, tapi segala hal soal robot, robotika, peralatan robot, dll”

Bisa menangkap kesalahan dia?

Yup, dia menganggap google begitu pintarnya sehingga tak perlu dikasih tahu, google bisa menyimpulkan sendiri kata kunci yang dipakai di webnya. Google cukup mendatangi web kita, dan dengan alogaritma yang luar biasa hebat, google tahu web kita berisi apa dan jika ada yang mengetikkan kata itu, maka sim salabim web kita muncul di bagian paling atas.

Maaf, anggapan itu 100% keliru. Google hanyalah mesin. Memang google punya aturan dalam menerapkan suatu web akan muncul dengan kata kunci apa. Tapi kita sebagai pemilik web juga harus memberinya petunjuk web kita tentang apa.

Petunjuk itu bisa berupa meta tag description, keyword, tag header dan anchor text dari backlink yang kita dapat.

Bicara soal SEO, kembali ke Kontes SEO CafeBisnis.com. Saat ini, saya mencoba bersikap seperti google, dimana “pensil” adalah “pensil”. “pensilku” tidak sama dengan “pensil”. Aturannya cuma 5 dan jika dibaca tak sampai 1 menit udah selesai. Itupun dibaca seperti anak SD.

Memang agak aneh aturannya. Tapi ini sebagai bahan pembelajaran buat anda semua. Terus terang saya tidak peduli dengan hasilnya. Siapapun pemenangnya akan sama saja. Karena saya akan buatkan ulasan review buat pemenang. Tapi lihat dari proses meraih posisi pertama dengan kata kunci yang sangat mudah. Jika ini saja tidak mampu anda lakukan, maka jangan harap deh bisa mendapatkan hasil dari SEO.

Jadi coba saja. Bisa muncul di halaman utama sangatlah bermanfaat. Itu sudah kemajuan besar. Lagipula pesertanya belum sampai 10 kayaknya. Jadi bisa-bisa semua peserta bisa nangkring di halaman pertama. hehehe

manusia tidak punya perasaan

Posted in Uncategorized | 6 Comments »

6 Responses to “Google Tidak Punya Perasaan”

  1. mashengky says:

    nah ini ulasan yang sangat brilian mas… seneng deh membacanya..

    anda sangat mendetil dari point satu ke point yang lain, dan ini akan sangat membantu teman2 yang masih memerlukan arahan menjadi yang terbaik di “niche” mereka..

    salut untuk anda!

    selalu menjadi nomor 1 dong! bahkan di komentar cafe bisnis hahaha

  2. sabar dan berusaha pasti google takluk deh

  3. mufli says:

    Saya ingin curhat sedikit pak. Pengalaman saya pribadi waktu dulu, bahkan sampai sekarang masih sering mengalami, hehe.. “Jadi Jagoan SEO tetapi penghasilan tambahan dari bisnis internet tetap Sedikit”. Setelah dihubung-hubungan dengan ilmu internet marketing dan pemasaran secara umum dengan lebih detail ternyata menjadi Jagoan SEO belum cukup hanya menarik bagi robot search engine untuk mendapatkan hasil yang cemerlang.

    Jadi, saya baca-baca lagi buku yang saya beli dulu, juga dengarkan CD-nya. Ternyata Jagoan SEO harus mampu melayani orang-orang yang datang, mempunyai produk atau jasa atau bisnis yang keren dan memberikan penawaran yang ultimate, sensasional dan powerfull. Penawaran yang sangat menarik, sensasional dan sangat dapat dipercaya. Benar seperti yang pernah pak Lutvi tulisan dulu.

    Akhirnya, agar apa yang terjadi pada saya ini tidak terjadi pada teman-teman lainnya, maka saya berani menuliskan pengalaman dengan judul “Jadi Jagoan SEO tetapi penghasilan KOK tetap Sedikit?”

    Anda bisa membacanya di sini:
    http://bisnisgratis.net/jagoan-seo-gratis/penghasilan-tambahan-sedikit

    Semoga bermanfaat.

    Best regards
    Mufli

    JAWAB:

    Ya iyalah pak. SEO kan tragetnya cuma traffic. Jika traffic sudah datang, selanjutnya yang bekerja adalah ilmu marketing plus hypnotic writing. Saya juga tak pernah bilang banyak traffic = banyak duit. Tapi banyak traffic = banyak potensi duit. Kalau potensi ini berhasil dikelola yang lumayan hasilnya. Tapi kalau ndak, ya cuma ngabisin bandwidth aja

  4. mufli says:

    Nah benarkan apa kata bos Lutvi :)

    Dari ide yang sebenarnya sudah terngiang ditelingaku waktu hari pertama kontes maka saya sengaja meletakkan artikel kontes salah satunya di website yang mengandung ppc seperti carajitu.com, agar setidaknya bisa menjual space iklan. Kan kalau saya letakkan di web adsense bahasa indonesia belum disuppot walaupun tetap bisa. Hasilnya, carajitu.com mampu mengembalikan biaya hostingnya untuk setahun kedepan hanya dari ppc saja. CafeBisnis juga laris di sana, hehe..

    Rekans-rekan yang ingin berbincang-bincang tentang bagaimana cara menjadi jagoan SEO yang pandai menjual, sudah saya buatkan satu topik di website yang memang dirancang untuk bincang-bincang. Bukan mengajari atau diajari, melainkan kita belajar bersama-sama.

    Bagaimana Menjadi Jagoan SEO Yang Pandai Menjual?
    http://bincangbisnis.com/seo/aku-jagoan-seo-yang-pandai-menjual.html

    Best Regards
    Mufli

  5. mashengky says:

    mmm…. domain juga berpengaruh lho untuk SEO..

  6. mufli says:

    Ya benar, nama domain ternyata sangat berpengaruh!.

    Dulu saya kira bisa dengan optimalisasi di level tag dan url saja ternyata berdasarkan pengalaman pribadi dan telah membuktikannya di 2 website dengan target keyword yg saya bidik, cepat sekali bertengger di halaman depan SERP (search engine result page) jika nama domain bersesuaian dengan keyword, sangat sangat sangat jauh beda kecepatannya dibandingkan dengan targetting di level tag dan url saja.

    Ya, tentu saja ini belum 100% benar, karena baru pengalaman pribadi, bukan pengalaman umum.

    Best Regards
    Mufli
    http://bisnislaris.net
    Langsung Laris Betulan

Leave a Reply

Chat with Me :
Chat dengan Lutvi
Bergabunglah menjadi Free Member Cafebisnis. Dapatkan aneka ebook Gratis dan Informasi Bisnis Online Terbaru dari Cafebisnis Online